Hasrat yang Kuat Menuju Kesuksesan

Kesuksesan kadang menjadi ukuran kebahagiaan seseorang. Sebagian besar dari kita mempunyai ambisi untuk meraihnya. Apapun akan kita lakukan untuk menggapai semua impian tersebut. Segala upaya tersebut di lakukan sekedar ingin dipandang berhasil oleh orang-orang disekitarnya.

Tapi terkadang ambisi hanya terpancar pada permulaannya saja. Seiring waktu, ambisi untuk menggapai kesuksesan tersebut tidak lagi rela untuk berkobar setelah mengalami jatuh bangun. Keberhasilan yang diimpikan tidak lagi menjadi pemacu semangat.Keterbatasan kemampuan menjadi suatu alasan yang memutuskan ambisi dan keinginan yang kuat untuk mencapai kesuksesan didalam hidupnya.

Ketahuilah, kita diciptakan oleh sang pencipta dengan kejeniusan pada bidang tertentu. Orang pintar belum tentu selalu menang dibandingkan orang yang bodoh. Orang pintar bisa saja menguasai berbagai bidang, dan orang yang bodoh tidak terlihat menguasai satu bidang keahlian apapun. Tapi, karena ketertarikan yang begitu besar bahkan melebihi orang pintar, orang bodoh selalu berjuang mempelajari karakteristik dari bidang yang di minatinya.

Orang pintar setelah berkali-kali menemui jalan buntu pada suatu bidang keahlian, dia beralih ke bidang lain karena dia merasa sudah menguasai beberapa bidang keahlian dengan baik. Setelah mengalami kegagalan lagi dia beralih ke lain bidang lagi. Demikian seterusnya, sehingga waktunya habis terhamburkan hanya untuk menjajaki bidang-bidang baru tanpa memperoleh hasil yang signifikan.

Berbeda dengan orang bodoh, dia akan tetap fokus meskipun kegagalan demi kegagalan menerpa. Dia tetap berusaha mempelajari dari setiap kegagalan tersebut. Hari-harinya diisi dengan evaluasi terhadap kegagalan dibidangnya, peningkatan kecil dalam usahanya mulai kelihatan. Sampai secara hukum alam semua hal yang diusahakannya berhasil mencapai suatu kesuksesan. Hal ini adalah wajar karena dia telah memahami dan telah mempelajari dari kegagalannya terdahulu. Tidaklah salah bahwa kegagalan dimasa lalu merupakan obat pahit yang begitu mujarab untuk kesuksesannya di masa depan.

“Setiap individu mempunyai kejeniusan pada satu bidang tertentu. Tidak peduli akan kondisi intelegensia orang itu. Jadi, temukan kejeniusan yang ada pada diri anda dan kembang. Terus fokus pada bidang tersebut, kalau anda memang yakin anda mempunyai kejeniusan pada bidang itu. Suatu saat hukum alam akan berbicara bahwa anda memang akan sukses setelah memahami karakteristik dari bidang anda” (Theopinies)

This entry was posted in Cerita Motifasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s