Ketika Cantiknya Maladewa, Ada di Pantai Ora, Maluku

Foto: indonesiatraveldb

Menghabiskan waktu liburan atau wisata bersama kerabat dengan menjelajah suatu tempat, pasti merupakan pengalaman yang menyenangkan. Lebih lagi berlibur bersama pasangan Anda yang ingin suasana tenang, nyaman untuk bersantai sambil merajut kenangan di bulan madunya. Sementara, bagi para wisatawan, tempat yang sangat memanjakan pengunjungnya yang ingin mencari ketenangan pikiran dengan menikmati surga dunia, kebanyakan orang hanya mengetahui Bali dan Lombok.

Tak hanya Bali atau Lombok yang memiliki pemandangan alam yang indah, diantara ribuan pulau yang terbentang di Nusantara. Kali ini, tidak terlalu jauh dari ibukota Provinsi Maluku, Ambon, Anda akan diajak ke salah satu spot liburan yang bisa menjadi referensi bulan madu Anda. Ya, Pantai Ora yang berlokasi di Pulau Seram, Maluku Tengah, menawarkan keindahan alam yang tak kalah dibanding berlibur ke Bali ataupun Lombok. Bahkan Anda tak perlu jauh-jauh ke Maladewa atau Hawaii untuk menikmati surga dunia dengan suasana yang damai, pemandangan alam (khususnya pantai) yang sangat indah dan menikmati resort yang berada di atas laut.
Terletak di bagian utara Pulau Seram, Pantai Ora memang sangat menawarkan keindahan alam yang tiada duanya yang akan membuat siapapun terkagum-kagum. selain Pantai Sawai, Pantai Ora adalah salah satu pantai paling terkenal di antara wisatawan lokal dan asing yang dimiliki Pulau Seram. Terletak cukup jauh dari Masohi, kota utama di Seram, tidak menyurutkan niat banyak wisatawan.
Untuk mencapai Pantai Ora Anda harus terbang dengan pesawat perintis ke Bandara Wahai di Pulau Seram. Setelah itu, menyeberang dari pelabuhan Tulehu di Kabupaten Maluku Tengah ke pelabuhan Amahay di kota Masohi Pulau Seram dengan menggunakan Kapal cepat yang memakan waktu 2 jam. Dari kota Masohi, perjalanan sepanjang 85 km dapat ditempuh dengan menggunakan mobil. Karena medan yang bisa dibilang tidak mulus, dibutuhkan setidaknya 4 jam perjalanan. Setibanya di Desa Saleman tepatnya di tepi Teluk Sulaeman, Anda tinggal menyewa perahu dan menempuh perjalanan laut sekitar 20 menit sebelum akhirnya sampai di Pantai Ora.

Meskipun perjalanannya cukup panjang dan melelahkan, pantai yang sangat bersih dengan pasir putih yang terhampar, air laut yang biru tenang, serta udara yang segar akan membuat Anda ingin segera menghilangkan rasa lelah dan penat. Belum lagi resort yang terbuat dari kayu menambah indahnya pemandangan pantai, dan membuat Anda lupa dengan kesibukan kehidupan di kota besar.

Foto : telusurindonesia.com

Resort kayu tersebut sering dikenal dengan Ora Beach Resort yang merupakan penginapan satu-satunya di Pantai Ora. Uniknya, resort di pantai ini tidak berada di atas daratan, tapi langsung di bangun diatas air laut. Rumah panggung selalu menjadi pelengkap manis dan memungkinkan Anda untuk benar-benar merasa menjadi bagian kecantikan Ora. Jadi, ketika Anda membuka pintu kamar saat pagi hari, air laut seakan menyapa Anda. Sungguh indah.

Tidak hanya itu saja, hamparan laut biru nan jernih dengan dasar laut yang terlihat jelas ratusan gugusan terumbu karang berwarna-warni yang benar-benar menakjubkan akan memenuhi pandangan Anda dan memberikan kenyamanan dengan udara yang sejuk di sekitar pantai. Belum lagi ratusan ikan-ikan beragam ukuran yang menari-nari terlihat hilir mudik di sekitar terumbu karang.

Tidak perlu menyelam bahkan bersusah payah menyewa kapal, dari teras kamar penginapan saja Anda sudah bisa menikmati ‘surga’ pemandangan yang sangat luar biasa. Pasir putih yang terhampar beberapa ratus meter seakan menyempurnakan kecantikan Pantai Ora, dan menyediakan tempat sempurna untuk ‘bermandikan matahari’ sambil bercengkrama dengan teman, pasangan atau keluarga Anda. Sementara itu, Laut yang tenang, bahkan tanpa gelombang, terus menggoda Anda untuk segera terjun dan berenang di dalamnya.

Foto: ivacanza.co

Puas bercengkrama bersama keindahan pantai, selama berlibur di Ora, Anda juga bisa melintasi Sungai Salawai untuk melihat proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa, atau melihat beragam jenis burung di muara sungai di Teluk Sulaiman. Di Taman Nasional Manusela terdapat perbukitan yang bisa Anda jelajahi melintasi hutan yang masih asri di balik Negeri Sawai yang bersebelahan dengan Saleman. Kicauan burung dan sejuknya udara dijamin membuat Anda enggan untuk pergi dari sini.

Di Dusun Masihulan, terdapat Pusat Pendidikan dan Rehabilitasi Satwa, dimana tempat melihat penangkaran burung kakaktua seram dan nuri seram. Masih kurang menantang?, cobalah berkunjung melihat air terjun dan gua, dan menghabiskan malam di pondok, di tengah hutan, yang dibangun oleh penduduk sekitar.

Dengan lokasi yang cukup terpencil, tanpa keberadaan sinyal handphone dan televisi dan jauh dari pemukiman penduduk desa, menjadikan kawasan resort ini tempat yang tepat untuk mengisolir diri tanpa perlu merasa diganggu oleh siapapun. Tidak ada suara bising kendaraan, bahkan suara TV.

Jadi Anda tak perlu jauh-jauh pergi ke Maladewa ataupun Halong Bay di Thailand, jika ingin menikmati resort di tengah lautan yang cantik. Tidak heran kalau Pulau Ora pasti akan membuat momen liburan Anda tidak akan terlupakan. Tunggu apa lagi, segera masukkan Ora ke dalam agenda liburan Anda mendatang!

This entry was posted in Destination. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s