Silent Hill: Revelation 3D

Foto by: en.wikipedia.org

Film buatan Konami yang pertama kali dirilis tahun 2006 kali ini tak lagi disutradarai oleh Christophe Gans melainkan ditulis dan disutradarai oleh Michael J. Bassett. Film bergenre horror ini didasari pada game “Silent Hill 3 Paradise Lost” dan diakui berhasil menghadirkan horror dan atmosfer yang mencerminkan versi video gamenya dengan tepat.

Film yang akan tayang di Indonesia 26 Oktober 2012 ini akan memunculkan nama baru, yaitu Adelaide Clemens sebagai bintang utama yang akan bermain sebagai Heather Mason. Nama-nama dari film pertama seperti Radha Mitchell, Sean Bean dan Deborah Kara Unger akan kembali memerankan karakter mereka di film lanjutannya ini. Mereka akan menemani pemain baru, Adelaide Clemens dan Kit Harington.

Film “Silent Hill: Revelation 3D” sendiri syuting di Kanada. Sinematografer Maxime Alexandre (The Hills Have Eyes) mengatakan, “dengan teknologi terkini yang dimiliki untuk membuat film ini, kita akan mengajak penonton menuju dunia Silent Hill yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.”

Film yang direncanakan akan rilis tahun 2011 tetapi dimundurkan karena suatu alasan, menceritakan seorang remaja bernama Heather Mason (Adelaide Clemens) yang memiliki waktu yang buruk saat dia sering mengalami mimpi buruk. Di dalam mimpi buruk tersebut ada seorang anak kecil yang memohon untuk diselamatkan dari monster-monster. Mimpi tersebut tidak hanya berlangsung sekali, bahkan berulang kali.
Selama bertahun-tahun, Heather Mason dan ayahnya Harry Mason (Sean Bean) hidup dalam bayangan ketakutan. Saat malam ulang tahunnya yang ke-18, Heather diganggu teror mimpi buruk yang disusul menghilangnya sang ayah. Heather lalu menemukan petunjuk yang membawanya ke dunia iblis yang bernama Silent Hill. Sebelum berangkat ke Silent Hill, Heather menemukan sebuah kunci (simbol berbentuk piramid mata satu) dimana kunci tersebut membuka portal ke Dunia lain dari Silent Hill.

Plot cerita “Silent Hill: Revelation 3D” mengambil setting kota yang dipenuhi kabut, suasana malam yang sangat mencekam. Semburan darah, makhluk-makhluk aneh dan menjijikkan serta penampilan peran muka-muka “rusak” seperti Pyramid Head hadir mewarnai film ini.

Nah, bagi Anda penggemar game-game horor survival, maupun penikmat film horor, tentunya tak boleh melewatkan sekuel film ini, “Silent Hill: Revelation 3D”. Tingkat kehorroran dari Silent Hill Revelation dalam format 3D ini diharapkan dapat membuat para penonton ketakutan sampai ke puncaknya dan diharapkan mampu menggebrak layar lebar pada perayaan Hallowen di Amerika.

This entry was posted in Moovie Review. Bookmark the permalink.

One Response to Silent Hill: Revelation 3D

  1. Natha says:

    kok silent hill nya blum main di bioskop sihc?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s