Stress Bagi Kesehatan

Setiap orang pasti pernah mengalami stress, namun tidak semua stress yang kita alami berdampak buruk atau negatif. Ada beberapa manfaat bagi kesehatan yang justru kita dapat ketika kita mengalami stress.

Menurut Wikipedia, Stres adalah suatu kondisi Anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting.  Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.

Setiap orang pasti pernah mengalami stress, apalagi bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar. Karena tinggal di kota besar seperti Jakarta dengan mobilitasnya yang tinggi tentu sering membuat kita dituntut serba cepat dan merasa tertekan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.  Berbagai tekanan seperti beban tugas kantor dan lain-lain merupakan satu dari berbagai faktor yang sering membuat kita stress

Oleh sebab itu banyak dari kita yang mengalami dampak buruk stres seperti perasaan gelisah, sakit kepala dan sebagainya yang tentunya mempengaruhi kesehatan diri kita baik secara fisik maupun mental.  Namun bukan hanya dampak buruk yang bisa kita dapatkan karena ternyata stres juga memiliki efek positif bagi diri kita khususnya kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat positif yang bisa kita dapatkan dari stress.

Meningkatkan daya ingat
Saat kamu sedang stres biasanya akan merasa lebih berhati-hati dan ingatan menjadi tajam karena itu merupakan efek dari hormon yang dihasilkan area otak berfungsi mengendalikan emosi dan kognisi. Aktivitas ini dapat membantu membuat memori bekerja lebih cepat dalam menyelesaikan masalah.

Melawan tumor
Menurut penelitian yang diterbitkan pada Jurnal Brain, Behavior dan Immunity, saat sekelompok tikus mendapat paparan sinar UV yang dapat menimbulkan kanker, ternyata tikus yang stres mengidap kanker lebih sedikit daripada yang tidak. Stres ternyata dapat mengaktifkan sel yang lebih kebal dalam mengahmbat pertumbuhan tumor. Saat kamu tertekan pekerjaan, bisa jadi kesehatan kamu saat itu ada dalam kondisi yang sangat baik.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh dapat mengambil keuntungan dari stres.
“Stress jangka pendek dapat membantu sistem kekebalan tubuh,”
ujar Mark Goulston, MD, seorang psikiater klinis dan penulis buku “Get Out of Your Own Way: Overcoming Self-Defeating Behavior”. Goulston menjelaskan, ketika hormon kortisol atau hormon stres dilepaskan, akan meningkatkan kekebalan tubuh. Itu adalah proses keseimbangan.

Pemulihan
Penelitian menunjukkan hubungan antara stres jangka pendek sebelum bedah atau prosedur medis, membuat pemulihan lebih sukses. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa stres dapat menekan produksi estrogen, pemicu utama perkembangan kanker payudara. “Respons stres dapat memperingatkan kita adanya tantangan, bahaya, atau bahkan kesempatan. Stres juga memicu pelepasan adrenalin, dan gelombang adrenalin dapat membantu Anda lebih fokus dan berpikir jernih,” ujar Dr. Goulston menjelaskan.

Melihat beberapa manfaat positif tersebut, jadi takut bila kita mengalami stress dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi kita pun harus tetap waspada jangan sampai kita terlalu sering mengalami stress. Karena bagaimana pun juga bila kita mengalami stress secara terus menerus, tentu bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi diri sendiri.

This entry was posted in Tips. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s